Sebanyak
52 pasien dari 82 orang penderita menjalani operasi mata katarak
gratis bagi warga miskin di ruang operasi Rumah Sakit Bethesda
Yogyakarta, Sabtu (26/3). Operasi mata katarak gratis itu kerja sama
RS Bethesda, Perdami DIY, dan PT Sido Muncul.
Panitia
penyelenggara, dr.Agus Supartoto, Sp.M. mengatakan, operasi mata
katarak adalah salah satu upaya untuk menekan angka kebutaan.
Menurutnya, penyakit mata katarak merupakan salah satu jenis penyakit
mata yang banyak diderita usia lanjut, meskipun demikian saat ini
juga sudah menyerang usia muda.
Pihaknya
berharap kegiatan sosial ini dapat dilanjutkan, apalagi saat ini
penderita katarak terus bertambah. Operasi mata katarak dihadiri
Dirut PT Sido Muncul Irwan Hidayat, Dirut RS Bethesda, dr.Purwoadi
Sujatno,Sp.PD. Ketua Perdami DIY Prof.dr.Suharjo,Sp.M.(K), dan
Prof.Dr.dr.Nila Djuwita F.A. Moeloek,Sp.M.(K).
Irwan
Hidayat mengatakan, operasi mata katarak gratis bagi warga miskin itu
merupakan bentuk kepeduliannya terhadap sesama. Dikatakan, semakin
bertambahnya usia seseorang akan semakin mudah menderita mata
katarak. Karena itu, upaya cegah dini perlu dilakukan.
Selain
itu, pemeliharaan kesehatan mata juga tidak bisa diabaikan. Apalagi,
mata merupakan organ tubuh yang sangat vital dalam mengarungi
kehidupan. Karena itulah, diharapkan operasi mata katarak bagi warga
miskin ini dapat membantu sesamanya dalam upaya penanggulangan mata
katarak.
dr.Purwoadi
Sujatno menyambut baik kegiatan operasi mata katarak. Hal ini dapat
membantu warga miskin mendapatkan akses kesehatan secara baik dan
memadai. Diharapkan, semakin banyak pihak swasta dan donatur dalam
rangka membantu peningkatan derajat kesehatan masyarakat.