• INFORMASI & PENDAFTARAN
  • (0274) 586688 & 562246
Cari Dokter Berdasarkan Klinik
Cari Dokter Berdasarkan Nama
Jadwal Dokter
 

Berita

RS Bethesda Yogyakarta menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak menggunakan alat kesehatan bermerkuri tahun 2021.

Admin | 17 November 2021 | 2481
Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta turut mendukung keseriusan dan komitmen pemerintah Indonesia dalam penanganan merkuri dengan tidak lagi menggunakan alat kesehatan bermerkuri seperti termometer, manometer/tensimeter, dan amalgam. Sebagai buah komiteman dan upaya tersebut, RS Bethesda menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak menggunakan alat kesehatan bermerkuri tahun 2021.
 
 
Merkuri atau raksa (Hg) adalah logam berat yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan hidup karena bersifat toksik, persisten, bioakumulatif dan dapat berpindah dalam jarak jauh di atmosfer. Dengan bantuan bakteri di sedimen dan perairan, merkuri berubah menjadi metil merkuri yang lebih berbahaya bagi kesehatan karena masuk dalam rantai makanan. Karena itu, diperlukan upaya pengurangan dan penghapusan penggunaan merkuri. 
 
Pada tanggal 10 Oktober 2013, pemerintah Indonesia turut menandatangani konvensi Minamata mengenai merkuri dengan tujuan melindungi kesehatan manusia dan keselamatan lingkungan hidup dari emisi dan pelepasan merkuri serta senyawa merkuri yang diakibatkan oleh aktivitas manusia. Pada tanggal 20 September 2017, Indonesia mengesahkan UU nomor 11 tahun 2017 tentang pengesahan Minamata Convention of Mercury. Konvensi Minamata bertujuan mengatur pengadaan, perdagangan merkuri dan senyawa merkuri, termasuk pertambangan merkuri, penggunaannya sebagai bahan tambahan di dalam produk dan proses produksi, pengelolaan merkuri di pertambangan emas skala kecil. Manfaat mengesahkan konvensi Minamata adalah memberikan rasa aman dan menjaga kesehatan serta melindungi sumber daya manusia generasi yang akan datang akibat dampak negatif merkuri.
 
Pemerintah Indonesia kemudian mengesahkan Perpres Nomor 21 tahun 2019 tentang Rencana Aksi Nasional Pengurangan dan Penghapusan Merkuri yang berisi strategi, kegiatan, dan target pengurangan dan penghapusan merkuri yang diprioritaskan pada bidang manufaktur, energi, pertambangan emas skala kecil, dan kesehatan. Salah satu targetnya adalah penghapusan 100% merkuri di tahun 2020 untuk bidang kesehatan.
 
Indonesia telah berhasil mengurangi penggunaan merkuri sebesar 4.700 kg pada sektor kesehatan. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah Indonesia dalam penanganan merkuri.
JAM BERKUNJUNG

Mulai bulan April 2026
Jam Kunjung Pasien untuk Hari Libur Nasional & Minggu akan dibuka 2x pada :
Pagi jam 10.00 - 12.00 WIB dan Sore jam 16.30 - 18.00 WIB

Jam Kunjung Pasien Setiap Hari (Senin-Sabtu):
Pukul 16.30 - 18.00 WIB