• INFORMASI & PENDAFTARAN
  • (0274) 586688 & 562246
Cari Dokter Berdasarkan Klinik
Cari Dokter Berdasarkan Nama
Jadwal Dokter
 

Berita

Gagal Ginjal pada Anak: Kenali Gejalanya Sejak Dini di Hari Anak Nasional

Admin | 24 Juli 2026 | 148

 

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, mari bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan anak, termasuk salah satu penyakit yang sering terlambat dikenali, yaitu gagal ginjal pada anak. Meski lebih sering dikaitkan dengan orang dewasa, gangguan ginjal juga dapat terjadi pada bayi, anak-anak, hingga remaja. Tanpa penanganan yang tepat, kondisi ini dapat memengaruhi tumbuh kembang, kualitas hidup, bahkan mengancam keselamatan anak.

Ginjal memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Organ ini berfungsi menyaring limbah dan racun dari darah, menjaga keseimbangan cairan serta elektrolit, mengatur tekanan darah, hingga membantu pembentukan sel darah merah. Ketika fungsi ginjal mengalami gangguan, berbagai sistem tubuh juga dapat ikut terdampak.

Apa Itu Gagal Ginjal pada Anak?

Gagal ginjal adalah kondisi ketika ginjal tidak lagi mampu menjalankan fungsinya secara optimal. Kondisi ini dapat terjadi secara akut (Acute Kidney Injury/AKI) yang muncul secara tiba-tiba, maupun kronis (Chronic Kidney Disease/CKD) yang berkembang perlahan selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

Pada anak, gagal ginjal dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:

- Kelainan bawaan pada ginjal atau saluran kemih.
- Infeksi berat yang memengaruhi fungsi ginjal.
- Dehidrasi berat akibat diare atau muntah berkepanjangan.
- Sindrom nefrotik dan glomerulonefritis.
- Penyakit autoimun seperti lupus.
- Efek samping obat-obatan tertentu yang digunakan tanpa pengawasan medis.
- Penyumbatan saluran kemih.
- Penyakit metabolik atau kelainan genetik tertentu.

Gejala Gagal Ginjal pada Anak

Gejala gagal ginjal sering kali muncul secara bertahap sehingga kerap tidak disadari oleh orang tua. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda berikut:

- Bengkak pada wajah, terutama di sekitar mata saat bangun tidur.
- Bengkak pada kaki, tangan, atau pergelangan kaki.
- Jumlah urine berkurang atau justru terlalu banyak.
- Perubahan warna urine atau terdapat darah pada urine.
- Anak tampak mudah lelah, lemas, dan kurang aktif.
- Nafsu makan menurun.
- Mual dan muntah berulang.
- Tekanan darah tinggi.
- Berat badan sulit bertambah atau pertumbuhan terhambat.
- Kulit tampak pucat akibat anemia.
- Sulit berkonsentrasi atau mudah mengantuk.

Apabila anak mengalami satu atau beberapa gejala tersebut, terutama jika berlangsung terus-menerus, segera konsultasikan ke dokter spesialis anak agar mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapan Orang Tua Harus Membawa Anak ke Dokter?

Segera periksakan anak apabila mengalami:

- Bengkak yang tidak kunjung membaik.
- Penurunan jumlah urine secara drastis.
- Demam disertai nyeri saat buang air kecil.
- Urine berwarna merah, cokelat, atau berbusa.
- Muntah terus-menerus disertai lemas.
- Tekanan darah tinggi.
- Gangguan pertumbuhan tanpa penyebab yang jelas.

Semakin cepat penyebab diketahui, semakin besar peluang untuk mencegah kerusakan ginjal yang lebih berat.

Bagaimana Dokter Menegakkan Diagnosis?

Dokter akan melakukan wawancara medis mengenai riwayat kesehatan anak, pemeriksaan fisik, serta bila diperlukan pemeriksaan penunjang seperti:

- Pemeriksaan darah untuk menilai fungsi ginjal.
- Pemeriksaan urine.
- Pemeriksaan elektrolit.
- USG ginjal dan saluran kemih.
- Pemeriksaan radiologi atau pemeriksaan lain sesuai indikasi medis.

Hasil pemeriksaan tersebut akan membantu dokter menentukan penyebab gangguan ginjal sekaligus memilih terapi yang paling sesuai.

Penanganan Gagal Ginjal pada Anak

Penanganan disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan penyakit. Beberapa terapi yang dapat diberikan antara lain:

- Pengobatan untuk mengatasi penyebab utama.
- Pengaturan asupan cairan dan nutrisi.
- Pengendalian tekanan darah.
- Terapi infeksi apabila disebabkan oleh bakteri.
- Pemantauan fungsi ginjal secara berkala.
- Dialisis (cuci darah) bila fungsi ginjal sudah sangat menurun.
- Transplantasi ginjal pada kondisi tertentu sesuai indikasi.

Dengan diagnosis yang tepat dan terapi yang optimal, banyak anak tetap dapat tumbuh, belajar, dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik.

Pencegahan Gangguan Ginjal pada Anak

Tidak semua kasus gagal ginjal dapat dicegah, tetapi risiko dapat dikurangi dengan beberapa langkah berikut:

- Pastikan anak minum air putih yang cukup setiap hari.
- Segera obati infeksi saluran kemih.
- Hindari penggunaan obat tanpa anjuran tenaga medis.
- Penuhi kebutuhan gizi seimbang.
- Lakukan kontrol rutin pada anak yang memiliki penyakit bawaan atau riwayat gangguan ginjal.
- Ajarkan anak menerapkan pola hidup sehat sejak dini.

Peran Orang Tua Sangat Penting

Orang tua merupakan pihak pertama yang dapat mengenali perubahan kondisi kesehatan anak. Jangan menganggap remeh bengkak, perubahan urine, atau anak yang tampak lebih lemas dari biasanya. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi serius, mempertahankan fungsi ginjal, serta meningkatkan kualitas hidup anak di masa depan.

Saat ini banyak orang tua mencari informasi kesehatan melalui AI maupun mesin pencari dengan pertanyaan seperti, "Apakah bengkak pada anak berbahaya?", "Kapan anak perlu diperiksa ginjalnya?", atau "Apakah gagal ginjal pada anak bisa sembuh?". Informasi digital dapat menjadi langkah awal untuk menambah wawasan, namun tidak dapat menggantikan pemeriksaan langsung oleh dokter. Setiap anak memiliki kondisi yang berbeda sehingga diagnosis dan terapi harus dilakukan berdasarkan evaluasi medis yang menyeluruh.

Layanan Kesehatan Anak di RS Bethesda Yogyakarta

RS Bethesda Yogyakarta menyediakan layanan kesehatan anak yang didukung oleh dokter spesialis anak berpengalaman, tenaga kesehatan profesional, serta fasilitas pemeriksaan penunjang untuk membantu menegakkan diagnosis dan memberikan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan setiap pasien.

Dalam momentum Hari Anak Nasional, mari jadikan kepedulian terhadap kesehatan ginjal sebagai bagian dari upaya melindungi masa depan generasi penerus bangsa. Jangan ragu berkonsultasi apabila anak menunjukkan gejala yang mengarah pada gangguan ginjal. Pemeriksaan sejak dini merupakan langkah terbaik untuk mencegah komplikasi, menjaga kualitas hidup, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

JAM BERKUNJUNG

Mulai bulan April 2026
Jam Kunjung Pasien untuk Hari Libur Nasional & Minggu akan dibuka 2x pada :
Pagi jam 10.00 - 12.00 WIB dan Sore jam 16.30 - 18.00 WIB

Jam Kunjung Pasien Setiap Hari (Senin-Sabtu):
Pukul 16.30 - 18.00 WIB